Notification

×

Iklan

Iklan

Figur Harapan Rakyat Ditengah Krisis Kepemimpinan dan Kepercayaan

Sabtu, 27 Januari 2024 | 3:11 PM WIB | Di Baca 0 Kali Last Updated 2024-01-27T07:11:55Z

 

Gambar Ilustrasi 
Kupang,Timorexotic.com|| Di tengah krisis kepemimpinan dan kepercayaan yang kian menjadi-jadi, kebutuhan akan figur harapan tidak terelakan lagi. 


Pemilu 2024 menjadi ajang para elit politik berlomba-lomba untuk menempati kursi kekuasaan. Akan tetapi bagi rakyat, Pilpres 2024 ini menjadi momen dimana mereka menentukan pilihan akan sosok atau figur seorang pemimpin harapan rakyat.


Lalu pemimpin macam apakah yang dapat dipercaya dan dibutuhkan saat ini? Memang pertanyaan ini menggelitik dan membingungkan rakyat akan sosok yang tepat. Tetapi yang pasti, sosok yang diharapkan adalah pemimpin elegan dan memiliki kualitas dalam dirinya. 


Sosok seperti apakah pemimpin elegan tersebut? Elegan berarti anggun, menarik dan hebat. Rasa- rasanya sosok pemimpin elegan cocok untuk menjawabi pertanyaan siapakah pemimpin harapan rakyat.


Figur elegan adalah sosok yang mampu mengambil kebijakan dan menghayati semua makna atau dimensi pemimpin sebagai utusan rakyat. Pemimpin elegan memiliki integritas diri, namun bertipe sederhana. Ia tidak hanya berbahasa indah atau "manis di bibir", tetapi dibuktikannya dalam tindakan nyata. 


Dengan kata lain, sosok pemimpin elegan itu tidak sekadar talk active, tetapi talk dan act. Mereka bukan masuk dalam barisan No Action Talk Only (NATO).


Pemimpin elegan itu harus berkapasitas sebagai penuntun arah atau jalan yang handal. Lebih tepatnya, dirinya harus berjiwa sebagai seorang gembala. Sebab gembala yang baik selalu memahami domba-dombanya dan berada dekat dengan mereka. Dirinya siap mati bila domba gembalaannya terancam oleh musuh. Dengan demikian, spiritualitas gembala sangat cocok untuk pemimpin elegan dengan mengingat betapa sulitnya menemukan pemimpin sejati.


Selain pemimpin yang elegan, perlu juga pemimpin yang memiliki kualitas dalam dirinya. Model kepemimpinan yang diharapkan rakyat selain elegan adalah pemimpin yang berkualitas. 


Lalu seperti apakah pemimpin tersebut? Pemimpin yang berkualitas dalam dirinya, memiliki kualitas-kualitas tertentu dalam dirinya.


Kualitas-kualitas tersebut berupa kualitas animator. Pemimpin yang memiliki kemampuan untuk menganimasi atau memberi semangat kepada rakyat yang pimpinnya untuk mencapai bonum commune (kebaikan bersama). 


Selain itu, dirinya pun harus memiliki kualitas inovator. Pemimpin yang memiliki jiwa memperbarui keadaan kehidupan masyarakat dengan sejumlah program dan kebijakan yang mendorong ke arah perubahan yang lebih baik. 


Adapun kualitas reformator. Seorang pemimpin yang memiliki karakter pemimpin reformator (perubahan). Ia menjadi reformator tanpa harus melalui suatu revolusi. 


Seorang pemimpin juga harus memiliki kualitas karimastik. Karisma seorang pemimpin memiliki pengaruh terhadap masyarakat sehingga mendorong masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu. 


Kualitas terakhir yang perlu dimiliki seorang pemimpin yaitu kualitas partisipatif. Salah satu kualitas yang paling disukai rakyat. Di mana ia hadir dan ada bersama rakyat. Ia mengikuti irama hidup dan mengambil bagian secara aktif dalam hidup bersama. Bukan hanya berpangku kaki di Istana yang megah dan ber-AC. 


Dengan demikian, kehadiran seorang pemimpin sudah merupakan suatu modal dasar untuk mempengaruhi masyarakat yang dipimpinnya.


Popularitas tanpa kualitas adalah suatu bentuk pemalsuan diri (false identity) yang pada prakteknya menimbulkan banyak kejanggalan dalam kepemimpinannya. 


Jadi, pemimpin adalah pribadi yang memiliki kualitas dan kecakapan serta aura yang menggerakkan orang lain untuk suatu tujuan bersama tanpa tabur pesona dirinya. 


Akhir kata, Charles de Gaulle pernah berkata, " Politisi tidak pernah percaya atas ucapannya sendiri. Mereka justru terkejut bila rakyat mempercayainya."

Penulis: Febro Kapitan 

×
Berita Terbaru Update