Notification

×

Iklan

Iklan

Tenun NTT Dikenakan Dalam Ajang Pemilihan Miss Tourism International di Malaysia

Kamis, 26 Januari 2023 | 6:44 PM WIB | Di Baca 0 Kali Last Updated 2023-01-26T10:54:05Z
Tenun NTT Yang Tampil Dalam Ajang pemilihan Miss Tourism International di Malaysia, 14 Desember 2022. 

Kupang,Timorexotic.com|| Dari hasil karya tangan pemuda asal Lamongan, Jawa Timur berhasil membawa tenun ikat yang telah dimodifikasi menjadi sebuah pakaian yang berdaya saing tembus kanca Internasional. 


Aldi Wibowo desainer muda kelahiran Lamongan, yang kini berkarya di Atambua Kota Perbatasan, Kabupaten Belu, NTT akhirnya bisa membawa nama NTT melalui hasil karyanya. 


Kepada timorexotic.com Aldi Wibowo menyampaikan, pada awal dirinya dihubungi oleh pihak Eljohn Pageant di bulan November 2022, menawarkan untuk ikut mensupport wakil Indonesia yang akan berlaga di ajang Internasional.


Tanpa berfikir panjang Aldi yang akrab dipanggil menyetujui tawaran tersebut. Ia mengambil keputusan itu menjadi kesempatan besar untuk bisa bersaing di panggung pemilihan Miss Tourism International yang berlaga di Malaysia, 14 Desember 2022 lalu. 

Charmaine Mureyi (South Africa) Dita Zulaikha (Indonesia) Diana Joy Mbucha (Kenya). 

"Saya fikir ini moment yang tepat untuk branding dan mempromosikan tenun NTT dimata dunia. Inspirasi saya selalu dari apa yang saya lihat di sekitar saya dan pada kali ini saya mengangkat tema "Abhinaya Anantha" yang memiliki arti semangat juang yang tiada henti," cetus Aldi. 


Lanjutnya, dengan harapan ketika busana yang didesain lalu dikenakan oleh model ataupun seorang puteri, dapat memberikan semangat kepada mama-mama penenun di NTT agar terus giat untuk menghasilkan maha karya yang memiliki sejuta makna yaitu kain nenun NTT. 


"Dalam koleksi Abhinaya Ananta, saya mengenakan 3 tenun dari 2 kabupaten yang berbeda, yaitu Kabupaten Belu dan Kabupaten Sikka dan saya pilih 2 pewarnaan, yaitu natural dye atau pewarna alami dan pewarna sintetis. Karena 2 proses pewarnaan tersebut yang sering kita jumpai di NTT," jelas desiner muda itu. 


Dikatakannya, untuk proses tersendiri pastinya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, mulai dari design awal, pemilihan bahan, penentuan warna dan detail finishing. Karena kebanyakan dari proses pembuatan dan detail itu murni kerja manual oleh tangan atau hand made.


"Puji Tuhan, busana yang dikenakan di ajang tersebut adalah busana yang terbuat dari tenun Kabupaten Sikka," ucap Aldi. 


Aldi Wibowo terjun dalam dunia fashion sudah dari 2015, fokus untuk tenun NTT dimulai dari 2019, dimana pada 2019 awal perjuangan Aldi Wibowo di NTT untuk belajar dan mengenal tenun NTT lebih jauh lagi.

Aldi Wibowo desainer muda kelahiran Lamongan, Jawa Timur. 

"Saya memilih tenun NTT pastinya memiliki alasan dan tujuan tersendiri. Karena bagi saya tenun NTT bukan hanya selembar kain yang memiliki motif, tapi tenun NTT merupakan sebuah maha karya dari mama penenun yang memiliki story yang tak pernah pudar oleh waktu," ungkap Aldi. 


Walaupun bukan putera asli NTT, namun dirinya memiliki tekad yang kuat untuk terus mengenakan dan mengenalkan tenun NTT kepada masyarakat luas melalui karya-karyanya.


"Dengan itu saya berharap, agar generasi muda NTT terkhususnya lebih bangga untuk menggunakan tenun NTT hasil karya mama penenun hebat di NTT, karena dengan hal itu kita sudah ikut melestarikan apa yang diwariskan oleh leluhur kita," tutup desainer muda itu.

Penulis : Nixon Tae 

×
Berita Terbaru Update