Notification

×

Iklan

Iklan

Wabup Belu Hadiri Musdes Prioritas di Desa Duarato, Kecamatan Lamaknen

Jumat, 02 September 2022 | 7:58 AM WIB | Di Baca 0 Kali Last Updated 2022-09-01T23:58:30Z

Belu, Timorexotik.com|| Pemerintah Desa Duarato, Kecamatan Lamaknen menggelar musyawarah desa atau Musdes Prioritas antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat, untuk menyepakati hal yang bersifat strategis,yang dilaksanakan secara partisipatif, demokratis, transparan dan akuntabel dengan berdasarkan kepada hak dan kewajiban masyarakat.

Musdes yang dihadiri Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM, Rabu (31/08/2022) ini, mengikutsertakan unsur masyarakat desa, seperti Kelompok perempuan, Perwakilan kelompok nelayan, Perwakilan kelompok perajin, Perwakilan kelompok tani, Tokoh masyarakat, dan juga Tokoh adat.

"Merencanakan sesuatu kegiatan harus dilihat secara baik, dengan memperhatikan pemetaan aspirasi, sehingga apa yang diputuskan nanti benar-benar sesuai kebutuhan dasar masyarakat, bukan karena sebuah keinginan," ungkap Wabup Belu.

Ia menuturkan, salah satu potensi strategis masyarakat desa yang harus dikelola secara optimal adalah di sektor pertanian. Sektor pertanian berkembang secara positif dan memberikan kontribusi yang sangat signifikan kepada perekonomian kita.

"Pembenahan pola pemberdayaan pertanian sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan makanan pokok. Langkah awal yang perlu dilakukan diantaranya melalui penyediaan input produksi bagi petani seperti benih, bibit, pupuk, teknik budidaya, termasuk teknologi panen dan pasca panen," jelas Wabup.

Selain itu, pemasaran komoditas pertanian harus dirancang untuk mampu memenuhi preferensi konsumen pada berbagai tingkatan harga. Konsumen akan memilih membeli komoditas pertanian sesuai dengan daya beli yang mereka miliki. 

"Aspek tepat waktu, tepat harga, tepat lokasi, tepat kuantitas, tepat kualitas dan tepat kontinuitas menjadi 6 aspek penting yang perlu diperhatikan. Hasil produksi pertanian dan olahan di daerah ini cukup menjanjikan. Karenanya, guna memenuhi kebutuhan konsumen diperlukan wadah pemasaran untuk menjual hasil tersebut," ujar Wabup Alo. 

Dengan wadah yang jelas, sambung Wabup Belu bahwa, masyarakat bisa menjajakan hasil produksi pertanian yang ada, dengan tujuan akhir meningkatkan perekonomian dan taraf hidup para petani, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-anak sekolah," tandas Wabup.

Pada kesempatan itu, Wabup Belu menyinggung kasus stunting yang masih ada di Desa Duarato. Menurutnya, angka stunting yang cukup banyak ini secepatnya diatasi, salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan ibu hamil.

"Mari kita sama-sama mengatasi dan mengawal persoalan stunting di Desa Duarato, melalui kader-kader posyandu, untuk terus melakukan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil, sehingga bayi yang lahir nantinya tidak boleh stunting, dan ini butuh perhatian kita bersama," ajak Wabup Alo. (prokopimbelu).

×
Berita Terbaru Update