Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Kupang Launching Sepe dan Lontar Nira Sebagai Aikon Kota Kupang

Selasa, 16 Agustus 2022 | 8:54 AM WIB | Di Baca 0 Kali Last Updated 2023-01-12T17:57:03Z


Kupang.Timorexotik.com|| Jefirstson R. Riwu Kore, Walikota Kupang didampingi oleh Hilda Riwu Kore-Manafe yang juga Anggota DPD RI Dapil NTT launching tenun Sepe dan Lontar Nira sebagai salah satu aikon Kota Kupang. 

Walikota Kupang Jefirstson Riwu Kore menyampaikan bahwa Sepe telah menjadi hak intelektual Kota Kupang. Launching Sepe dan Lontar Nira dilaksanakan di Subasuka Kupang. Senin,15/08/22.

"Sepe menjadi hak intelektual, ini merupakan ide kreasi dari Dekranasda Kota Kupang, untuk memberi kepastian bahwa Kota Kupang memiliki aikon tersendiri yaitu Sepe," ucap Jeriko. 

Gebrakan itu dilakukan Dekranasda Kota Kupang karena melihat hampir Kabupaten se-NTT telah memiliki aikon tersendiri yang menjadi ciri khas daerah-daerah itu. Sebab Kota Kupang sampai dengan tahun 2017 lalu belum memiliki ciri khas khusus, sehingga munculnya ide cemerlang dari Dekranasda Kota Kupang yang dipimpin Hilda Riwu Kore-Manafe yang juga Anggota DPD RI Dapil NTT. 

Terdapat pula aksesoris yang menjadi satu paket bersamaan dengan tenun ikat Sepe, aksesoris-aksesoris itu dibuat dengan menggunakan bahan tulang. Tulang itu di ukir seindah mungkin berbentuk bunga Sepe. 

Terpisah disampaikan Ketua Dekranasda Kota Kupang Hilda Riwu Kore Manafe mengatakan bahwa, dirinya menginginkan tenun ikat Sepe bisa terus dikembangkan hingga tembus kanca internasional. Sebagai Ketua PKK Hilda Manafe menerangkan, terdapat juga Lontar Nira sebagai salah minuman khas Kota Kupang yang dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis bagi masyarakat.

"Tenun ikat Sepe itu ditennun ala bunak, ala sotis, dan ikat," jelas Hilda. 

Istri Walikota Kupang ini menginkan agar Kota Kupang memiliki makanan dan minuman khas serta aksesoris yang menjadi identitas tersendiri bagi Kota Kupang. 

"Aksesoris ini sekarang saya desain sendiri kemudian saya menyuruh orang luar untuk membuat dan akan diundang ke Kupang untuk membuat disini, saya melihat tulang-tulang di Kota Kupang ini sangat banyak dan ini kita menggunakan tulang sapi yang di ukir menjadi bunga Sepe, " jelas Hilda. 

Dikatakannya bahwa, terdapat variasi antara tulang dan emas, tulang dan perak dan di kreasi dengan batu akik. (TE) 


×
Berita Terbaru Update