Notification

×

Iklan

Iklan

SDN Nefosaka di Kota Kupang Kekurangan Fasilitas, Butuh Perhatian Pemerintah

Kamis, 25 Agustus 2022 | 8:30 AM WIB | Di Baca 0 Kali Last Updated 2022-08-25T03:48:46Z

Lingkungan SD Negeri Nefosaka 
Kupang, Timorexotik.com|| Salah satu sekolah di Kota Kupang yang berdiri sejak tahun 2008, yang awalnya soadaya dari masyarakat dan dibantu oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Kupang hingga hari ini masih minim perhatian dari Pemerintah, sekolah ini berlokasi di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. 

Masih banyak fasilitas yang membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah Kota Kupang atau melalui dinas-dinas terkait. 

Kepala Sekolah muda dan juga sebagai Kepala sekolah ke empat di sekolah tersebut, memiliki inovasi tinggi untuk membangun sekolah Negeri yang masih kekurangan fasilitas itu, menginkan agar semua siswa-siswinya bisa menikmati fasilitas yang memadai seperti sekolah-sekolah negeri lainnya di Kota Kupang.

Kepala Sekolah SD Negeri Nefosaka Magroni Triyanus Nomleni, S. Pd saat dijumpai media ini menyampaikan bahwa, sekolahnya memiliki 90an siswa-siswi namun masih banyak kekurangan fasilitas, ia berharap agar pemerintah bisa perhatikan sekolah itu.

Kepala Sekolah muda ini juga mengatakan bahwa, pihaknya telah mengajukan proposal untuk pembangunan pagar sekolah. Akan tetapi belum ada respon balik sejak pengajuan proposal itu. 

Menginkan sekolahnya bisa maju Kepala Sekolah ini memberikan teladan disiplin tepat waktu ke sekolah. "Tuhan ijinkan saya datang di ini untuk pelayanan, karena sebelum saya ada di sekolah memang belum seperti saat ini, saya minta pemerintah kota bisa perhatikan kami, ini semua demi kebaikan siswa-siswi kami yang menuntut ilmu di sekolah ini," ungkapnya.

Kepala Sekolah SD Negeri Nefosaka Magroni Triyanus Nomleni, S. Pd 

SDN Nefosaka merupakan pecahan dari SD Inpres Fatukoa. Saat itu tenaga pengajarnya hanya beberapa orang guru yang membantu di SDN Nefosaka saat awal dibangun pada 2008.

"Saat itu ada tenaga kerjanya itu Bapak Jon Zakarias kemudian ibu Berta Ampiran dan juga ada ibu Eti dan juga ada beberapa guru yang membantu," jelas Roni. 

Awal pembangunan sekolah tersebut hanya memiliki empat ruangan yang berdinding stengah tembok. Gedungnya masih ada selama delapan tahun yang mereka gunakan sebagai tempat pembelajaran. 

Setelah itu, pemerintah dengan bantuan dana, membangun beberapa ruangan sehingga ruangannya bertambah jumlah menjadi tujuh ruangan belajar dan ditambah satu perpustakaan. Akan tetapi masih ada kekurangan fasilitas. 

"Kekurangan fasilitas seperti kursi itu kita belum ada tetapi lab sudah ada hanya media untuk lab belom ada. Sedangkan lemari dan fasilitas yang lain sudah ada, kemudian UKS juga sudah ada," terang Roni. 

Lanjutnya terdapat sebuah WC di UKS yang bisanya digunakan guru dan siswa-siswi. Sebelumnya sekolah ini mempunyai dua ruangan WC, namun ketika badai seroja melanda maka salah satu WC tersebut telah rusak. 

"Waktu itu ada dua cuma karena dampak seroja sehingga WC-nya sampai rusak. Sekarang yang ada cuma satu ruangan saja, satu gedung WC cuman darurat itu digunakan oleh anak-anak. Jumlah semua siswa di sini 90 siswa jadi semuanya menggunakan WC darurat itu," ucapnya. 

Di Sekolah ini pula terdapat tenaga guru mulai dari kelas satu hingga kelas enam.

"Saya punya tenaga guru dari kelas satu sampai kelas enam, cuman saya pakai tenaga guru di kelas satu bukan guru PGSD tapi guru matapelajaran sedangkan yang PGSD cuma dua orang di sini yang PNS saya dan wakil kepala sekolah. Jadi jumlah semua guru ada enam orang ditambah pegawai dua itu ada operator dan penjaga sekolah, " jelas Roni.

Kebutuhan daripada para guru berasal dari dana Bos. 35% dipakai untuk upah para guru. Dana Bos per tahun 75 juta rupiah. Gaji para tenaga guru per bulan Rp.250.000/bulan.

Perlu diketahui bahwa luas tanah daripada sekolah ini adalah sekitar 1.200 meter persegi. Sebagai kepala sekolah Nefosaka Magroni Triyanus Nomleni, berharap agar mendapatkan sentuhan lagi dari pemerintah terutama untuk memenuhi kebutuhan dan fasilitas dari SDN Nefosaka tersebut.  (TE) 


×
Berita Terbaru Update